Orang Eksak, Menulis, dan Komunitas Blogger

Menulis bagi saya adalah proses belajar. Belajar membebaskan pikiran dan perasaan, mengabadikan momen dan ingatan yang berkesan. Menulis bisa menjadi hal yang sangat mudah bagi seseorang tapi menjadi momok yang menakutkan bagi orang-orang tertentu. Kata orang, mereka yang bergelut dibidang eksak cenderung memiliki kesulitan menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk tulisan ketimbang mereka yang bergelut dibidang non eksak. Wajarlah…Tak perlu dipertanyakan lagi, bagi mereka yang bergelut dibidang sastra atau bahasa misalnya, menulis seolah-olah sudah menjadi kemampuan intuitif mereka, sedangkan bagi orang statistics seperti saya, menulis sungguh menjadi perkara rumit, njlimet dan menguras banyak energi… πŸ˜†

Meskipun menjadi sesuatu yang sulit, saya menyadari pentingnya menulis bagi statistisi seperti saya. Kemampuan mengolah data yang baik akan menjadi β€˜kurang bernilai’ jika tidak diimbangi dengan kemampuan menuliskan analisis yang renyah, ringan, jauh dari kesan formal dan ilmiah, sehingga mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.

Blog adalah media yang saya temukan untuk melatih saya membuat tulisan dengan gaya yang ringan, bebas,….keluar dari kaedah formal ejaan bahasa indonesia yang baku dan benar. Tetapi seiring berkembangnya waktu, menulis di blog menjadi terasa berat karena ternyata membutuhkan konsistensi dan kreatifitas yang harus terjaga dengan baik. Yang saya alami adalah mengendurnya semangat menulis, ha..ha..ha..paraaah…padahal baru 7 kali posting tulisan πŸ˜† , merasa sendirian ketika mengalami kesulitan menemukan ide dan diksi untuk sebuah tulisan, hingga sulitnya mengetahui kekurangan yang ada pada tulisan saya akibat sedikitnya respon dari tulisan yang saya publish.

Saya menyadari menemukan komunitas blogger bisa jadi menjadi solusi bagi aktivitas blogging saya yang terancam mangkrak… πŸ˜† . Setelah googling sana-sini, entah jodoh, entah kebetulan saja, kursor di laptop saya terhenti pada sebuah komunitas bernama Ikatan Kata.

Setelah mengisi beberapa pertanyaan dalam form pendaftaran, tak berlangsung lama, seseorang yang kemudian saya kenal sebagai Kang Ishfah, pendiri dari komunitas ini, menyapa saya lewat media Whatsapp. Beberapa chat kami lalui, hingga akhirnya saya resmi menjadi anggota baru komunitas blogger ini…Horree…Horree… πŸ™‚

Menjadi anggota komunitas Ikatan kata ini adalah sebuah keberuntungan bagi saya. Setidaknya itu yang saya rasakan hingga saat ini πŸ˜› , didalamnya saya banyak menemukan teman-teman yang humble tapi saya nilai mereka orang yang luar biasa. Ada yang jago menulis fantasi, cerita pendek, puisi, hingga tulisan yang entah saya tidak tahu genre nya itu apa… πŸ˜† . Background kami juga bermacam-macam, ada yang baru mahasiswa, pekerja seperti saya, hingga ibu-ibu rumah tangga. Intinya meskipun genre tulisan dan background kami bermacam-macam, kami seperti berada pada atmosfer yang sama, yaitu atmosfer berkarya lewat tulisan.

Oh ya, di komunitas ini kami juga selalu dipacu untuk tumbuh, dengan mengerjakan berbagai tantangan dan games bersama. Salah satu tantangan itu diberi nama KETIK, kependekan dari Kumpulan Edukasi dan Tantangan Ikatan Kata. Di KETIK ini kita dipacu untuk menyelesaikan tantangan menulis dari KETIK 1 hingga KETIK 21. Kaku dan ketat ya komunitasnya?…Enggak juga kok, yang saya rasakan malah suasana yang akrab dan kekeluargaan. Lagi pula kalau gabung komunitas tanpa ada tantangan dimana letak keseruannya?… Sebagai seorang penulis, kita juga ingin semakin tumbuh dan berkembang bukan..!

Jadi, bagi teman-teman blogger yang ingin bergabung..yuks…tinggal diklik disini aja. Saya tunggu kalian disana ya… πŸ™‚

23 pemikiran pada “Orang Eksak, Menulis, dan Komunitas Blogger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s